Minggu, 06 November 2016


PROVINSI

DAERAH ISTIMEWA


 YOGYAKARTA


Hasil gambar untuk lambang yogyakarta


Nama provinsi : Daerah Istimewa Yogyakarta

Ibu Kota : Yogyakarta             

Luas daerah : 3185,80 km2          

Gubernur dan Wakil Gubernur : Sultan Hamengkubowono X dan Paku Alam IX (masa jabatan 2012 – 2017)

Sumber pendapatan daerah : Penyumbang terbesar pendapatan DIY berasal dari pajak kendaraan bermotor. Saat ini PAD DIY sekitar 

Rp1,4 triliun. Dari jumlah itu, penghasilan dari pajak kendaraan bermotor yang terdiri dari pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor dan pajak bahan bakar kendaraan bermotor mencapai Rp1,2 triliun.


Potensi wisata : Candi Borobudur, Candi Prambanan, Taman Sari Yogyakarta, Situs Ratu Baka, Jalan Malioboro, Museum Ullen Sentalu, Candi Sewu, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Museum Benteng Vredeburg, Kebun Binatang Gembira Loka, Museum Affandi, Air Terjun Sri Gethuk, Pantai Pok Tunggal, Pantai Baron, Pantai Nglambor, Goa Jomblang, Pantai Drini, Pantai Slili, Pantai Jogan, Candi Klodangan, dan lain-lain.

Pakaian Daerah : Pakaian adat tradisional masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dari seperangkat pakaian adat tradisional yang memiliki unsur-unsur yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya. Kelengkapan berbusana tersebut merupakan ciri khusus pemberi identitas bagi pemakainya yang meliputi fungsi dan peranannya. Oleh karena itu, cara berpakaian biasanya sudah dibakukan secara adat, kapan dikenakan, dan siapa yang mengenakannya. Pakaian adat dari Provinsi DI Yogyakarta adalah Pakaian Adat Tradisional Kesatrian, kita sering melihatnya ketika ada acara di kerajaan. 

Hasil gambar untuk pakaian adat yogyakarta


Makanan khas : Gudeg, Oseng – Oseng Mercon, Bakmi Jawa, Bakpia, Geplak, Peyek tumpuk, Ampyang, Sate Klatak, Sate Karang, Yangko, Jadah Tempe, dan lain-lain.



Jumlah dan detail daerah tingkat 2 :

Kota : 1

Kabupaten : 4

Kecamatan : 78

Kelurahan : 440


Tidak ada komentar:

Posting Komentar